Senin, 18 Juni 2012



Sajadah di antara Duniawi dan Surgawi

Oleh : Euis Ningrum


Sahabat....
Setiap saat, setiap hari kita dituntut untuk memenuhi kebutuhan duniawi. Mulai Subuh bergema lalu mentari bersinar melingkupi alam semesta, kita melangkah menyusuri jalan kehidupan yang berkelok-kelok, menanjak dan menurun sampai bertemu jalan buntu. Tetapi kita terus berjalan sampai menemukan keinginan dalam mimpi yang harus dicapai....

Segala hal yang kita impikan memang harus diikhtiarkan agar berhasil kita gapai. Allah tidak akan merubah hidup kita jika tidak ada usaha untuk merubahnya. Allahpun akan menilai kesungguhan hambanya dalam beribadah dan berikhtiar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Tapi... akankah kita terus bergelut pada rutinitas duniawi yang tak ada habisnya?
Haruskah kita kehilangan waktu untuk mendekatkan diri pada Ilahi?
Saat adzan subuh membangunkan jiwa yang tidur, berat rasanya bangkit dari tempat tidur. Begitu adzan zuhur memanggil, kita sibuk bekerja dan makan siang. Tiba Adzan Ashar, terhalang perjalanan yang jauh dan macet. lalu adzan Maghrib berkumandang, terkadang masih terhalang kemacetan atau tubuh ini terasa lelah sehingga harus rebah tak berdaya. Sampailah adzan isya terdengar sayup-sayup, aduh...mata tinggal lima watt ditambah lagi kelelahan yang mendera. Alhasil, lima waktu kewajiban shalat kita lewatkan begitu
saja...Astaghfirullah...

Sepatutnya aktivitas kita seharian dalam bekerja, belajar, dan sebagainya hanyalah interupsi dalam kegiatan ibadah kita. Selayaknya ibadah shalatlah yang menjadi prioritas utama dalam hidup ini.
Masih ada kehidupan uhrowi yang akan kita lalui dengan waktu yang lebih panjang lagi dan masih ada tujuan perjalanan kita kelak untuk mencapai keindahan alam surgawi.....

Song : SAJADAH PANJANG (Bimbo)

Ada sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan sujud
Diatas sajadah yang panjang ini
Diselingi sekedar interupsi

Mencari rezeki mencari ilmu
Mengukur jalanan seharian
Begitu terdengar suara adzan
Kembali tersungkur hamba

Ada sajadah panjang terbentang
Hamba tunduk dan rukuk
Hamba sujud dan lepas kening hamba
Mengingat Dikau sepenuhnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar