I LOVE MUHAMMAD
Berapa persenkah kecintaan kita kepada Rosulullah?
Seorang hamba yang kemuliaannya meliputi semesta alam ....
Ada kisah teladan dari Nabi Muhammad SAW tentang sifat penyayangnya kepada orang miskin meski si miskin itu bukan seorang muslim.
Menurut penuturan Siti Aisyah, bahwa setiap pagi Nabi selalu berjalan-jalan ke pasar yang ramai. Setiap pergi ke tempat itu beliau selalu membawa makanan. Dikisahkan bahwa makanan yang dibawa Nabi Muhammad ternyata diperuntukkan bagi seorang pengemis yahudi yang buta. Pengemis itu begitu membenci Muhammad hingga setiap hari ia selalu menjelek-jelekkan nama Nabi kepada setiap orang yang melewatinya. Meski setiap hari Nabi mendengar umpatan si Yahudi buta itu, beliau tetap memberinya makanan dengan menyuapinya dengan penuh kasih sayang.
Setelah Nabi Muhammad meninggal, Abu Bakar mengunjungi pasar yang biasa di datangi Nabi. Di sana beliau bertemu dengan pengemis Yahudi itu. Seperti kebiasaannya, dia menjelek-jelekkan nama Nabi Muhammad dengan sebutan pembohong dan sebagainya. Abu Bakar berusaha menyuapi si pengemis tetapi dia menolak dengan alasan bahwa makanannya keras tidak seperti yang diberikan oleh orang yang setiap hari menyuapinya. Dia bilang bahwa orang itu melumatkan makanannya dahulu baru diberikan kepadanya. Abu Bakar menangis mendengarnya karena yang dimaksud si Pengemis itu adalah Nabi Muhammad. Kemudian Abu bakar menceritakan tentang Nabi Muhammad kepada pengemis itu, Pecahlah tangis si Yahudi buta itu. Orang yang selama ini dia benci ternyata penuh kasih sayang kepadanya. Akhirnya
diapun masuk Islam....
SubhanaAllah wal hamdulillah...
Demikian diantara kisah teladan Nabi Muhammad yang bisa kita tiru.
Seorang hamba yang kemuliaannya meliputi semesta alam ....
Ada kisah teladan dari Nabi Muhammad SAW tentang sifat penyayangnya kepada orang miskin meski si miskin itu bukan seorang muslim.
Menurut penuturan Siti Aisyah, bahwa setiap pagi Nabi selalu berjalan-jalan ke pasar yang ramai. Setiap pergi ke tempat itu beliau selalu membawa makanan. Dikisahkan bahwa makanan yang dibawa Nabi Muhammad ternyata diperuntukkan bagi seorang pengemis yahudi yang buta. Pengemis itu begitu membenci Muhammad hingga setiap hari ia selalu menjelek-jelekkan nama Nabi kepada setiap orang yang melewatinya. Meski setiap hari Nabi mendengar umpatan si Yahudi buta itu, beliau tetap memberinya makanan dengan menyuapinya dengan penuh kasih sayang.
Setelah Nabi Muhammad meninggal, Abu Bakar mengunjungi pasar yang biasa di datangi Nabi. Di sana beliau bertemu dengan pengemis Yahudi itu. Seperti kebiasaannya, dia menjelek-jelekkan nama Nabi Muhammad dengan sebutan pembohong dan sebagainya. Abu Bakar berusaha menyuapi si pengemis tetapi dia menolak dengan alasan bahwa makanannya keras tidak seperti yang diberikan oleh orang yang setiap hari menyuapinya. Dia bilang bahwa orang itu melumatkan makanannya dahulu baru diberikan kepadanya. Abu Bakar menangis mendengarnya karena yang dimaksud si Pengemis itu adalah Nabi Muhammad. Kemudian Abu bakar menceritakan tentang Nabi Muhammad kepada pengemis itu, Pecahlah tangis si Yahudi buta itu. Orang yang selama ini dia benci ternyata penuh kasih sayang kepadanya. Akhirnya
diapun masuk Islam....
SubhanaAllah wal hamdulillah...
Demikian diantara kisah teladan Nabi Muhammad yang bisa kita tiru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar